Article & Tips

Pentingnya Membersihkan Lantai Rumah Saat Musim Kemarau Panjang
Friday, 25 September 2026

Pentingnya Membersihkan Lantai Rumah Saat Musim Kemarau Panjang

Musim kemarau panjang membuat kondisi rumah terasa berbeda. Udara yang lebih kering dan berkurangnya hujan dapat membuat debu lebih mudah beterbangan dan masuk ke dalam rumah. Kondisi ini semakin perlu diperhatikan ketika fenomena El Niño turut memengaruhi pola cuaca dan meningkatkan risiko kondisi kering di sejumlah wilayah. WHO menjelaskan bahwa El Niño dapat memengaruhi pola curah hujan dan suhu, termasuk meningkatkan risiko kekeringan di berbagai wilayah tropis.

Bagi Moms, kondisi ini menjadi pengingat untuk lebih rutin membersihkan area rumah, termasuk lantai. Lantas, apa saja alasan pentingnya membersihkan lantai saat musim kemarau?


Debu Lebih Mudah Masuk dan Menumpuk di Dalam Rumah

Ketika udara kering dan angin bertiup lebih sering, debu dari luar dapat lebih mudah masuk melalui pintu, jendela, maupun celah ventilasi. Debu kemudian mengendap di berbagai permukaan, termasuk lantai.

Jika tidak dibersihkan secara rutin, lantai dapat terlihat kusam dan terasa berdebu ketika disentuh atau diinjak. Karena itu, frekuensi membersihkan lantai sebaiknya disesuaikan dengan kondisi rumah selama musim kemarau.


Lantai Dapat Menjadi Tempat Berkumpulnya Kotoran dan Alergen

Bukan hanya debu biasa, lantai juga dapat menjadi tempat berkumpulnya berbagai partikel dari lingkungan rumah. Penelitian yang dipublikasikan di Environmental Health Perspectives menunjukkan bahwa debu rumah dapat mengandung berbagai komponen, termasuk alergen tungau debu rumah. Studi tersebut menemukan bahwa pembersihan intensif pada karpet dapat membantu mengurangi jumlah debu dan alergen yang menumpuk.

Itu sebabnya, menjaga kebersihan lantai bukan sekadar membuat rumah terlihat lebih rapi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga lingkungan rumah tetap nyaman.


Baca juga: Inilah Parasit dan Kuman yang Sering Bersarang di Lantai Ruang Keluarga Anda


Debu Lantai Bisa Kembali Beterbangan Saat Terinjak

Moms mungkin sudah membersihkan lantai pada pagi hari, tetapi beberapa jam kemudian debu kembali terlihat. Salah satu penyebabnya adalah aktivitas anggota keluarga yang berjalan di atas permukaan berdebu.

Penelitian mengenai resuspension of house dust menemukan bahwa aktivitas berjalan dapat membuat sebagian debu dan partikel yang berada di permukaan lantai kembali masuk ke udara. Karena itu, membersihkan lantai secara berkala menjadi penting, terutama pada rumah yang mudah berdebu.


Tips Mengepel Lantai Berdebu

Sebelum mengepel, sebaiknya singkirkan debu dan kotoran yang terlihat menggunakan sapu atau alat pembersih debu agar tidak hanya berpindah saat terkena air. Setelah itu, gunakan air dan cairan pembersih lantai sesuai petunjuk pemakaian.

Moms juga dapat mengepel dari bagian ruangan yang paling jauh menuju pintu keluar agar area yang sudah dibersihkan tidak kembali terinjak. Jangan lupa mengganti air pel ketika sudah terlalu kotor dan biarkan lantai mengering dengan baik.

Untuk membantu menjaga lantai tetap bersih selama musim kemarau, Mom bisa memilih SOS Pembersih Lantai Sereh. Produk ini mengandung citronella oil, bahan aktif alami yang teruji efektif mengusir serangga seperti semut, kecoa, dan nyamuk.

Selain membantu menjauhkan serangga, SOS Pembersih Lantai Sereh juga dilengkapi formula Cleaning & Anti Slip yang ampuh membersihkan debu, noda, dan kotoran di permukaan lantai, sehingga lantai menjadi bersih, tidak licin, dan cepat kering.

Dengan menggunakan pembersih lantai sereh secara rutin, rumah akan terasa lebih bersih, wangi segar, bebas debu, dan gangguan serangga kecil yang sering mengganggu kenyamanan keluarga.

Dengan rutin membersihkan lantai, terutama saat musim kemarau panjang, Moms dapat membantu mengurangi penumpukan debu sekaligus menjaga rumah tetap bersih, nyaman, dan menyenangkan bagi seluruh keluarga.


Artikel Lainnya: Aktivitas Sehari-hari yang Bikin Tangan Kotor dan Berbau



Daftar Pustaka

  1. World Health Organization. El Niño Southern Oscillation (ENSO), 2023.
  2. Yu, C. H., et al. “Evaluation of HEPA Vacuum Cleaning and Dry Steam Cleaning in Reducing Levels of Polycyclic Aromatic Hydrocarbons and House Dust Mite Allergens in Carpets.” Journal of Environmental Monitoring, 2009.
  3. Lewis, R. D., et al. “Resuspension of House Dust and Allergens During Walking and Vacuum Cleaning.” Journal of Occupational and Environmental Hygiene, 2018.