Article & Tips

Cara Membersihkan Lantai yang Seringkali Dilupakan
Tuesday, 19 December 2023

Cara Membersihkan Lantai yang Seringkali Dilupakan

Membersihkan rumah bukan hanya tentang menyapu dan menyeka permukaan yang terlihat. Beberapa bagian, seperti lantai, seringkali terlupakan tetapi dapat memberikan dampak besar pada kebersihan dan kenyamanan ruang. Berikut ini beberapa cara membersihkan lantai yang seringkali dilupakan, dan mungkin tanpa disadari Moms juga pernah melakukannya.

 

  1. Tidak mengganti air bekas pel

Kebiasaan ini dapat menyebabkan lantai menjadi kotor, karena air yang telah digunakan mengandung kotoran, debu, dan partikel lain yang telah terangkut dari permukaan lantai ke dalam air. Berikut adalah beberapa alasan mengapa tidak mengganti air bekas pel dapat menyebabkan lantai tetap kotor:

  • Penyebaran kotoran kembali ke lantai. Ketika air bekas pel digunakan kembali tanpa diganti, kotoran dan partikel yang telah terangkut oleh air sebelumnya dapat kembali menempel pada lantai. Ini menyebabkan distribusi kotoran kembali ke permukaan lantai, membuatnya terlihat kusam dan kotor.
  • Penumpukan kuman dan bakteri. Air bekas pel yang telah tercemar oleh kotoran dari lantai dapat menjadi tempat berkembangbiak bagi kuman dan bakteri. Jika air ini terus digunakan tanpa diganti, risiko penyebaran mikroorganisme berbahaya ke seluruh lantai menjadi lebih tinggi.
  • Air bekas pel yang kotor memiliki efektivitas pembersihan yang berkurang. Kandungan kotoran dalam air dapat mengurangi kemampuan pel untuk mengangkat debu, noda, dan kotoran dari permukaan lantai.
  • Kotoran yang tercampur dalam air bekas pel dapat menyebabkan pembentukan flek dan noda pada lantai. Jika air tersebut mengandung zat-zat seperti minyak atau zat kimia yang dapat meninggalkan residu, ini dapat meninggalkan jejak pada permukaan lantai.
  • Penggunaan air bekas pel yang kotor dapat mengurangi kebersihan dan tampilan lantai secara keseluruhan. Lantai yang seharusnya bersih dan berkilau dapat terlihat kusam dan kurang menarik.

 

  1. Tidak melakukan pembersihan secara rutin

Penting untuk menjadwalkan pembersihan rutin lantai sebagai bagian dari kebiasaan harian atau mingguan. Rutinitas ini dapat mencakup menyapu atau menyedot debu, terutama di area yang sering dilewati. Gunakan vacuum cleaner untuk membersihkan lantai dengan lebih mendalam, terutama jika rumah memiliki karpet atau permadani. Vacuum cleaner dapat menghilangkan debu, serbuk, dan partikel kecil lainnya yang mungkin sulit dijangkau oleh sapu biasa.

 

  1. Membersihkan lantai dengan sabun pembersih yang tidak sesuai

Sebaiknya pilih sabun atau pembersih lantai yang sesuai dengan jenis lantai yang Anda miliki. Rekomendasi cairan pembersih lantai yang dapat membantu membersihkan dan merawat lantai keramik dengan lebih efektif antara lain:

  • SOS Pembersih Lantai Anti-Bacterial Apple Wonder yang tak hanya memiliki aroma apel hijau yang segar tak hanya mampu mengembalikan mood setelah beraktivitas, tetapi juga mampu membersihkan debu, noda, kotoran, serta membantu membunuh kuman yang ada di permukaan lantai, khususnya yang menyebabkan penyakit kulit, pencernaan, dan saluran pernafasan.
  • SOS Pembersih Lantai Anti-Bacterial Orange Splash dengan aroma jeruk segar yang dapat membuat suasana rumah menjadi sejuk dan nyaman. Lantai juga terbebas dari debu, kotoran, terbebas dari kuman, dan tetap mengkilap.
  • SOS Pembersih Lantai Anti-Bacterial Lemon Twist yang tak hanya membuat rumah terbebas dari noda, kotoran, dan kuman penyebab penyakit, tetapi juga ampuh membuat suasana rumah semakin ceria dan nyaman untuk beraktivitas seharian di rumah karena aroma lemon yang segar.
  • SOS Pembersih Lantai Magic Violet, pembersih lantai dengan sensasi wangi lavender yang dilengkapi dengan formula Cleaning & Anti Slip, sehingga mampu membersihkan debu, noda dan kotoran yang ada dipermukaan lantai agar mengkilap, tidak licin dan cepat kering.
  • SOS Pembersih Lantai Floral Blossom dengan sensasi wangi fine fragrance yang memberikan wangi mewah dan tahan lama hingga 4 jam serta dilengkapi dengan formula Power Action yang mampu membunuh  kuman, membersihkan debu, noda dan kotoran  yang ada dipermukaan lantai. Bahkan, MOC Technology di dalamnya ampuh menghilangkan bau tidak sedap pada lantai.
  • SOS Pembersih Lantai Sereh, pembersih lantai dengan sensasi wangi sereh dengan formula Cleaning & Anti Slip yang ampuh membersihkan debu, noda dan kotoran yang ada dipermukaan lantai sehingga mengkilap, tidak licin dan cepat kering.

 

  1. Tidak memerhatikan area tertentu

Beberapa area tertentu yang sering terlupakan, seperti sudut-sudut ruangan, sela-sela furnitur, atau bawah furnitur. Debu dan kotoran dapat terkumpul di area ini dan perlu mendapatkan perhatian khusus. Jika rumah Anda memiliki terpal atau karpet, pastikan untuk membersihkannya secara teratur. Karpet sering menjadi tempat berkumpulnya debu dan alergen, oleh karena itu, vacuum dan bersihkan karpet secara berkala. selain itu, bersihkan sela-sela ubin atau keramik dengan sikat kecil atau sikat gigi bekas. Kotoran dan kerak dapat terakumulasi di sini dan dapat menjadi tempat berkembangnya jamur dan bakteri.

 

  1. Mengeringkan lantai setelah dipel

Pastikan untuk mengeringkan lantai setelah proses pembersihan. Kelembapan yang berlebihan dapat merusak lantai kayu dan memicu pertumbuhan jamur pada lantai keramik.

Related Articles

Alasan Mengapa Sabun Mandi Cair untuk Kulit Kering Dilengkapi Kandungan Vitamin E
Alasan Mengapa Sabun Mandi Cair untuk Kulit Kering Dilengkapi Kandungan Vitamin E
Bolehkah Anak-Anak Menggunakan Hand Sanitizer Spray?
Bolehkah Anak-Anak Menggunakan Hand Sanitizer Spray?
Kandungan dan Keunggulan Tisu Anti Bakteri
Kandungan dan Keunggulan Tisu Anti Bakteri