Bau Baju Tidak Kering Bikin Gak Pede Ikut Lomba 17-an? Ini Cara Menghilangkannya
Perayaan 17 Agustus identik dengan berbagai
lomba seru, mulai dari balap karung, tarik tambang, hingga jalan santai bersama
keluarga. Momen ini tentu lebih menyenangkan jika Anda tampil percaya diri
dengan pakaian yang bersih dan wangi. Namun, bagaimana jika baju yang baru
dicuci justru mengeluarkan bau apek karena tidak benar-benar kering? Selain
mengganggu kenyamanan, aroma tidak sedap juga bisa menurunkan rasa percaya diri
saat berkumpul dengan banyak orang.
Lantas, kenapa pakaian yang tampak sudah kering masih bisa berbau tidak sedap? Berikut penjelasannya beserta cara mengatasinya.
Kenapa Baju yang Tidak Kering Bisa Bau Apek?
Bau apek biasanya muncul karena pakaian
masih menyimpan kelembapan. Kondisi yang lembap menjadi lingkungan ideal bagi
pertumbuhan bakteri dan jamur penyebab bau. Hal ini sering terjadi ketika
pakaian dijemur di tempat yang minim sinar matahari, cuaca sedang hujan, atau
pakaian terlalu lama dibiarkan di dalam mesin cuci setelah selesai dicuci.
Selain itu, jika pakaian tidak benar-benar
kering sebelum disimpan di lemari, kelembapan yang tersisa dapat memicu
berkembangnya mikroorganisme yang menghasilkan senyawa berbau tidak sedap.
Menurut penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Applied Microbiology, bakteri yang berkembang pada tekstil lembap dapat memecah komponen keringat dan menghasilkan senyawa volatil yang menjadi penyebab utama bau tidak sedap pada pakaian (McQueen et al., 2007).
Cara Menghilangkan Bau Apek pada Pakaian
Agar pakaian tetap segar dan nyaman dipakai saat mengikuti berbagai kegiatan 17-an, lakukan beberapa langkah berikut.
1. Segera Jemur Setelah Dicuci
Jangan membiarkan pakaian terlalu lama berada di dalam mesin cuci atau ember. Semakin lama pakaian berada dalam kondisi basah, semakin besar peluang bakteri berkembang biak.
2. Pastikan Pakaian Benar-Benar Kering
Sebelum dilipat atau disimpan, pastikan seluruh bagian pakaian, terutama area kerah, ketiak, dan lipatan kain, sudah benar-benar kering. Bagian-bagian tersebut biasanya membutuhkan waktu lebih lama untuk mengering.
3. Jemur di Tempat dengan Sirkulasi Udara Baik
Jika sinar matahari terbatas, pilih area dengan aliran udara yang lancar agar proses pengeringan tetap optimal. Ventilasi yang baik membantu mengurangi kelembapan yang menjadi pemicu bau apek.
4. Jangan Menumpuk Pakaian Basah
Menumpuk pakaian yang masih basah membuat udara sulit bersirkulasi sehingga proses pengeringan menjadi lebih lama. Sebaiknya beri jarak antar pakaian saat menjemur.
5. Setrika Sebelum Dipakai
Selain membuat pakaian tampak lebih rapi, panas dari setrika juga membantu mengurangi sisa kelembapan pada kain. Penelitian dalam International Scientific Forum on Home Hygiene menjelaskan bahwa proses pencucian yang dikombinasikan dengan pengeringan dan panas dari penyetrikaan dapat membantu menurunkan jumlah mikroorganisme pada tekstil rumah tangga sehingga pakaian menjadi lebih higienis.
Wangi Pakaian Juga Menambah Percaya Diri
Saat mengikuti lomba 17-an, tentu Anda akan
banyak bergerak dan berkeringat. Karena itu, pakaian yang harum sejak awal
dapat membantu menjaga rasa percaya diri sepanjang acara. Selain memastikan
pakaian benar-benar kering, penggunaan pelicin sekaligus pewangi pakaian saat
menyetrika pakaian dapat menjadi sentuhan akhir agar pakaian terasa lebih
segar.
Salah satu pilihan yang bisa digunakan
adalah SOS Pelicin, Pewangi & Pelembut Pakaian Glorious Gold dengan
inspirasi fine fragrance beraroma Sparkling Citrus, atau SOS Pelicin,
Pewangi & Pelembut Pakaian Elegant Blue dengan perpaduan aroma Floral,
Fruity & Musky. Selain membantu membuat pakaian kusut menjadi rapi dan
licin seketika, produk ini juga melembutkan kain tanpa merusak warna pakaian.
Wanginya tahan lama hingga 14 hari sehingga membantu mencegah bau apek
pada pakaian yang telah disimpan. Tak hanya itu, formula antibacterial yang
telah teruji klinis turut membantu menjaga pakaian tetap bersih dan nyaman
digunakan untuk menemani berbagai aktivitas seru di Hari Kemerdekaan.
Artikel Lainnya: Punya Agenda Road Trip Bersama Keluarga? Ini Cara Praktis Menjaga Kebersihan Saat Bepergian
Daftar Pustaka
- McQueen RH, Laing RM, Brooks HJL, Niven BE. Odor intensity in apparel fabrics and the link with bacterial populations. Journal of Applied Microbiology. 2007;102(4):1266–1274.
- Bloomfield SF, Exner M, Nath KJ, Scott EA, Signorelli C. The Infection Risks Associated with Clothing and Household Linens in Home and Everyday Life Settings. International Scientific Forum on Home Hygiene. 2011.