Lebih Sering Mandi di Masa Pandemi, Apa Dampaknya?

18-June-2021 Healthy Care


Ternyata, lebih sering mandi berisiko menghilangkan kelembapan alami kulit lho! Kulit manusia secara alami memproduksi minyak yang berguna untuk menjaga kelembaban kulit. Saat seseorang terlalu sering mandi, maka minyak alami ini akan hilang sehingga fungsinya pun ikut menghilang. Alhasil, sejumlah masalah kulit seperti rasa gatal dan kering. Apalagi jika kamu memilih untuk mandi menggunakan air hangat, atau air yang cenderung panas. Hal ini akan semakin meningkatkan kekeringan kulit.

Lantas, apa solusinya?

Jika kamu termasuk orang yang sering beraktivitas di luar rumah pada masa pandemi, terkadang mandi lebih sering memang dibutuhkan. Namun untuk menghindari kulit kering, kamu bisa melakukan langkah berikut:

  • Utamakan mandi dengan air dingin
  • Tidak mandi terlalu lama (sekitar 5 menit saja)
  • Memperhatikan komposisi kandungan dalam sabun mandi
  • Menggunakan lotion setelah mandi
  • Jangan menggosok handuk terlalu keras pada kulit
  • Mencukupi kebutuhan air tubuh dengan banyak meminum air putih

Baca Juga: 5 Cara Mandi yang Bersih dan Benar untuk Menjaga Kesehatan

Untuk pilihan sabun, kamu bisa menggunakan SOS Anti Bacterial Body Wash, sabun mandi cair dengan perlindungan Multi Protection melawan 99% bakteri dan kuman (E.coli, S.aureus, S. typhimurium dan P. Aeruginosa) pada kulit yang dapat menyebabkan masalah kesehatan. Dengan formula anti bacterial IPMP dan Triclosan yang efektif melawan bakteri dan kuman. Kamu pun tidak perlu khawatir dengan masalah kulit kering akibat lebih sering mandi, karena SOS Anti Bacterial Body Wash juga dilengkapi dengan kandungan Vitamin E yang dapat berfungsi menjaga kelembutan kulit. Sehingga kulitmu tetap bersih maksimal terasa lembut, harum dan terlindungi. SOS Anti Bacterial Body Wash cocok digunakan untuk seluruh keluarga. Dapatkan melalui Tempo Store di e-commerce kesayanganmu dan Tempo Scan Home Delivery.