Perbedaan Tisu Basah Antiseptik, Antibakterial, dan Disinfektan. Anda Sudah Tahu?

Artikel


Tisu basah antiseptik, antibakterial dan tisu basah disinfektan menjadi produk kebersihan yang saat ini banyak diburu oleh masyarakat. Meski terkesan serupa, namun tahukah Anda bahwa ketiga jenis tisu basah ini ternyata memiliki perbedaan yang cukup signifikan, lho. Yuk, pahami perbedaannya berikut ini agar tidak salah saat menggunakannya.

 

Tisu Basah Antiseptik

Seperti namanya, tisu basah antiseptik merupakan tisu yang aman dan efektif digunakan untuk membunuh kuman dan bakteri yang menempel di permukaan kulit. Tisu basah jenis ini biasanya banyak digunakan di saat mendesak, misalnya saja saat bepergian atau sedang berada di tempat tertentu di mana kita tidak memiliki akses untuk mencuci tangan menggunakan sabun. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, usapkan tisu basah antiseptik pada permukaan kulit yang sama secara berulang dan jangan lupa untuk langsung membuangnya setelah dipakai. Biarkan cairan antiseptik yang menempel di permukaan kulit mengering dengan sendirinya, ya. 

Selain menggunakan tisu basah antiseptik, cara lain yang bisa Anda lakukan untuk melindungi kulit dari kuman dan bakteri adalah dengan mencampurkan cairan antiseptik seperti S.O.S Antiseptic Antibacterial Liquid saat mandi atau mencuci tangan. Kandungan Eucalyptus Oil dengan kandungan 1,8-Sineol di dalamnya dikenal efektif membunuh kuman dan Vitamin E dengan formula yang lembut di kulit. Bahkan, cairan antiseptik ini juga aman untuk membunuh kuman di pakaian dan juga bisa dimanfaatkan untuk membersihkan lantai, lho.

  

Tisu Basah Antibakterial

Berbeda dengan tisu basah antiseptik, tisu basah antibakterial bisa digunakan tak hanya untuk membunuh kuman dan bakteri yang menempel di permukaan kulit, tetapi bisa juga untuk mensterilkan permukaan benda. Contohnya adalah S.O.S Antibacterial Wipes yang mengandung IPMP dan Triclosan sebagai Antibacterial yang ampuh untuk membersihkan dan mensterilkan tangan serta permukaan benda, bebas alkohol yang dapat mencegah terjadinya iritasi, formula yang lembut dan sesuai dengan kulit pH 5,5, dan juga aromanya yang menyegarkan membuat nyaman saat digunakan. 

 

Tisu Disinfektan

Jika tisu basah antiseptik dan tisu basah antibakterial masih tergolong aman digunakan untuk mensterilkan permukaan kulit, lain halnya dengan tisu basah disinfektan yang hanya diperuntukkan untuk membersihkan permukaan benda keras dan virus dan bakteri. Dilansir dari laman online Kompas.com, tisu disinfektan mengandung bahan pestisida kimiawi, sehingga akan berbahaya bagi kulit. Agar hasilnya lebih maksimal dalam membunuh kuman, virus, dan bakteri, pastikan sudah membersihkan permukaan benda sebelum mengusapkan tisu disinfektan. Biarkan permukaan benda mengering dengan sendirinya dan jauhkan dari jangkauan anak-anak, ya.

Setelah membaca perbedaan di atas, jangan sampai salah dalam menggunakannya, ya. Oh iya, tak cukup hanya dengan menyediakan ketiga jenis tisu basah di atas untuk membersihkan permukaan kulit dan benda saat mendesak, pastikan untuk selalu mengutamakan mencuci tangan menggunakan sabun dan membilasnya dengan air bersih untuk membunuh virus dan bakteri yang menempel, terutama saat pandemi. Perketat juga protokol kesehatan dengan selalu menggunakan masker medis dan kain saat beraktivitas, menjauhi kerumunan, menjaga jarak, olahraga, dan memenuhi asupan nutrisi melalui makanan bergizi setiap harinya untuk menjaga daya tahan tubuh.

 

Source:

  • Medcom.id
  • Healthline.com
  • Health.kompas.com